
gw pikir sih semula baik2 saja tapi lama kelamaan semakin banyak orang yang melakukannya..
gw gak tau alasannya apa.. apakah tuntutan hidup? (biar cepet jadi kaya :D), atau ikutan trend? ataukah karena selera musiknya luas? atau karena usia yang menambah sehingga gak energik lagi? atau kah karena sudah depresi sama suara2 distorsi? atau juga karena label udah ikut campur tangan dalam pembuatan lagu? menurut gw itu parah banget suatu pembunuhan karakter.. gmn bisa maju musik keras kita kalo orang2 kreatif di dalamnya di cekokin sm pikiran2 yg bs membuat orang berbuat inkonsisten.. sekali lagi jalanlah dengan pikiranmu bukan dari ide atau masukan orang lain.. depresi distorsi bukanlah suatu hambatan dalam berkarya tapi tergantung bagaimana kita mengembangkannya.